Media Informasi

JALAM
IRIGASI

Portal data spasial informasi infrastruktur irigasi pertanian Indonesia.

38
Provinsi
7.38 Jt
Ha Luas Baku Sawah
4,847
Daerah Irigasi

Data Irigasi Nasional

2024
7.38 Jt Ha

Luas Baku Sawah Nasional

4,847 DI

Daerah Irigasi Terdata

945

Kelembagaan Petani Poktan/Gapoktan (Realisasi 2024)

3.1 Jt Ha

Jaringan Irigasi Tersier

Kategori Data
Luas Baku SawahDaerah IrigasiRekomtekKelembagaan
Kategori Data

Data Irigasi Nasional

Akses data spasial infrastruktur irigasi dan lahan pertanian Indonesia berdasarkan kategori

Rekomtek

Rekomendasi teknis jaringan irigasi

Kelembagaan

Data kelembagaan pengelola irigasi

Download Data

Unduh data spasial dan dokumen

Update Terbaru

Riwayat penambahan layer & perubahan style

Statistik Data

Ringkasan data tersedia di sistem

38
Provinsi
12
Layer Aktif
4,847
Daerah Irigasi
7.38 Jt
Ha Luas Sawah
Preview WebGIS

Peta Interaktif

Jelajahi data spasial lahan dan irigasi pertanian Indonesia dalam tampilan peta yang intuitif

Memuat peta...
Kategori Layer

Tentang WebGIS Jalam Irigasi

WebGIS Jalam Irigasi menyajikan data spasial lahan dan irigasi dari Ditjen LIP dan pemerintah daerah.

Data: Ditjen LIP Kementerian Pertanian RIKoordinat: -2.5, 117.5 | Zoom: 4
Akses Cepat

Modul Data Irigasi

Akses langsung ke berbagai modul data irigasi dan lahan pertanian nasional

Data Irigasi

Data spasial irigasi nasional termasuk luas baku sawah, daerah irigasi, dan jaringan irigasi.

Luas Baku Sawah
Daerah Irigasi
Jaringan Irigasi Utama
Jaringan Irigasi Tersier

Rekomtek

Rekomendasi teknis terkait kondisi dan pengembangan jaringan irigasi.

Kerusakan Jaringan
Pengembangan Jaringan

Kelembagaan

Data kelembagaan pengelola irigasi partisipatif di tingkat petani.

Poktan/Gapoktan
P3A/GP3A

Download Data

Akses unduhan data geospasial dan dokumen teknis untuk kebutuhan analisis.

Data Spasial (SHP/GeoJSON)
Dokumen Teknis

Keamanan Data

Sistem terenkripsi dengan standar keamanan pemerintah

Update Berkala

Data diperbarui setiap triwulan dari seluruh Indonesia

Multi-Stakeholder

Terintegrasi dengan instansi pusat dan daerah